Sabtu, 25 Agustus 2018

Tutor Install Windows Server 2008

1. Langkah pertama kita install dulu Windows Server 2008 nya di Virtual Box, masuk ke Virtual Box, bikin mesin baru, lalu tulis nama sobat, pilih Windows Server 2008, lalu klik next saja.


2. Tentukan RAM yang akan sobat gunakan disini saya menggunakan 700 Mb.

3. Tentukan berapa Harddisk yang akan digunakan, di sini saya menggunakan 20 GB.

4. Masukan Installasi Windows Server 2008 ke Virtual Box untuk di Install.

5. Jika sudah di masukan Installannya maka tampilannya seperti berikut, Klik Next saja. 

6. Disini saya tidak akan menggunakan product key jadi klik Next lalu pilih No.


7. Pilih Windows Server 2008 Enterprise (Full Installation), Centang lalu Next.

8.  Centang lalu Next.


9. Partisipasi Harddisk, saya bagi Harddisk yang kita buat tadi 20 Gb jadi dua.

10.  Lalu Next, kita tunggu proses Installasinya selesai, biasanya 30 Menitan.

11. Jika sudah terinstall tampilan Dekstopnya seperti gambar di bawah ini.


12. Selanjutnya kita hubungkan PC kita ke Windows Server yg di Virtual Box tadi, setting IP, Geteway,DNS Servernya seperti gambar berikut.


13. Lalu setting juga IP nya seperti gambar berikut dan DNS Servernya.

14. Jangan lupa matikan dulu Windows Firewall di PC.


15. Dan jugan Firewall di Servernya agar koneksinya tidak di blok sama si Firewall.

16. Ettss jangan lupa setting juga di Virtual Box nya seperti gambar berikut, pilih adapternya Host. Jika ini tidak di setting PC tidak bisa terhubung ke Server begitu pula Servernya, jadi jangan samapai lupa haha :D


17. Jika sudah di setting kita tes dulu apakah PC dan Server sudah terkonek, caranya masuk ke CMD bisa dari pc maupun dari Windows Servernya sendiri saya coba ping dari PC ke Server berarti kita masukan IP addres si Servernya di cmd ping 200.201.202.1 jika seperti gambar berikut berrati sudah Konek.

18. Selanjutnya kita Install Active Directory di Windows Server, caranya masuk ke Server Manager.

19.  Lalu klik Add Roles.

20. Centang lalu Next.

21.  Centang Active Directory Domain Service. Lalu next.


22.  Next.


23. Install.


24. Tunggu.


25. Dan selesai.


26. Langkah selanjutnya Install DNS Server. Pencet W+R lalu ketikan dcpromo lalu ok.


27. Pilih Next.

28. Pilih Create lalu Next.


29.
Isi Domainya dengan nama sobat misalnya Herii.net


30. Pilih Windows Server 2008


31.  Pastikan DNS Server di centang lalu next saja.


32.   Pilih Yes.

33. Yes lagi.


34. Next saja.


35
. Bikin password anda.


36. Lalu Next.


37. Dan tunggu sampai selesai karna sedang penginstallan.


38
. Jika sudah anda akan diminta untuk restart pilih Restart.


39. Lalu masukan password anda.


40. Langkah terakhir adalah Add New Host caranya masuk ke Administrator tools pilih DNS. Klik + di Foorward Lookup Zones lalu klik kanan di domain sobat, lalu plih New Host dan isikan seperti gambar IP addresnya masukan Ip addres Yang PC Kita.


41.  Lalu di PC kita juga kita setting, setting seperti gambar dibawah ini lalu masukan domain yang kita buat tadi. Jika sudah nanti kita diminta untuk membuat Username dan Password, untuk username isikan nama Windows Server HERI\Administrator dan untuk password sama kan saja dengan password Windows Servernya. Dan pilih Ok. Makan akan ada tulisan Welcome to the Herii.net domain. Itu berarti BERHASIL.

Oke mungkin sekian tutorial yang bisa saya sampaikan kali ini.

101716505 - Heri
Teknik Komputer dan Jaringan
Teknik Komputer dan Informatika
SMK Negeri 13 Bandung

Sabtu, 11 Agustus 2018

Setting Network LAN Pear to Pear


    Setting LAN, Menghubungkan PC/Laptop 1 ke PC/Laptop lainnya. Belum lama ini di sekolah saya mempelajari tentang LAN, nah lan yang akan kita bahas di sini LAN Pear to Pear yaitu LAN yang menghubungkan 2 PC/Laptop agar bisa melakukan transfer data.

   Sebenernya saya juga belum berhasil melakukan koneksi LAN ini di sekolah,tapi setelah saya lihat tutorial di Youtube maupun di Google akhirnya saya mengerti cara melakukan setting yang benar agar kedua PC/Laptop bisa terkoneksi sehingga bisa melakukan transfer data. Oke tutorialnya adalah sebagai berikut :

1. Pertama tama kita harus matikan dulu Windows Firewall di PC/Laptop nya, agar koneksi LAN antara kedua Personal Computer tidak di blokir oleh si Windows Firewallnya. Cara nya yaitu masuk ke Control Panel/System and Security/Windows Firewall/Customize Setting. Lalu matikan Windows Firewallnya Seperti pada gambar di bawah ini.

2. Langkah berikutnya adalah, kita masuk ke Setting, lalu pilih Network and Internet lalu pilih ethernet lalu pilih Change adapter options.

3. Nantinya akan masuk ke menu Netwrok Connection lalu pilih ethernet lalu klik kanan pilih Properties seperti gambar di bawah ini.

4. Setelah itu akan masuk Ethernet Properties lalu pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) lalu klik kanan pada Mouse/Toucpad pilih Properties seperti gamabar di bawah ini.


5. Lalu Setting IP Address di PC/Laptop 1 dengan IP Address 192.168.0.1 untuk di PC/Laptop 2 IP Addressnya 192.168.0.2.

6. Selanjutnya kita tes ping dulu ke PC/Laptop 2 melalui cmd caranya yaitu ketikan ping 192.168.0.2 jika di cmd replay berati PC/Laptop sobat sudah terkonek dan bisa mentransfer data lewat LAN, jika tidak reply atau ada tulisan request time out, berarti PC/Laptop sobat tidak terkonek mungkin ada kesalahan dan ulangi lagi cara di atas dengan benar.


101716505 - Heri
Teknik Komputer dan Jaringan
Teknik Komputer dan Informatika
SMK Negeri 13 Bandung

Jumat, 10 Agustus 2018

Mengenal IP Address dan Jaringan Komputer

    Di postingan sebelumnya kita sudah membahas tentang Pengertian IP Address, Subnet Mask, IP Network, IP Broadcast, IP Host. Nah kali ini teknisihandal13.blogspot.com akan membahas lagi mengenai apa itu IP Address.

   IP Address atau Alamat IP adalah alamat yang menjadi tanda pengenal untuk setiap host yang terhubung ke jaringan dengan TCP/IP (internet), berdasarkan aturan dari Internet Protocol (IP) Setiap host yang akan terhubung ke jaringan yang berbasis TCP/IP, harus memiliki IP address. IP Address bersifat unik, artinya dalam satu jaringan tidak ada dua host atau lebih yang menggunakan alamat IP yang sama.

Kategori IP Address :

IP Static : Merupakan IP Address yang secara permanen dimiliki oleh sebuah mesin.
IP Dynamic : IP Address pada sebuah mesin yang selalu berubah sesuai dengan pemakaian IP Address dalam jaringan pada saat itu, yang diatur oleh DHCP Server.
IP Privat : IP Address dengan alamat jaringan yang khusus digunakan untuk pengalamatan dalam jaringan local.
IP Public : IP Address yang digunakan di Internet pada umunya.

IP Address Khusus :

  • 0.0.0.0  : sebuah host yang baru diboot (belum memilik IP Address)
  • 127.0.0.1 : IP Loopback, menunjuk ke host itu sendiri
  • n.0.0.0, n.n.0.0, atau n.n.n.0 : IP sebuah jaringan
  • 255.255.255.255 : Broadcast dalam jaringan sendiri
  • n.255.255.255, n.n.255.255, atau n.n.n.255 : broadcast ke jaringan luar (dengan alamat n).
   Oke, mungkin itu saja yang kita bahas mengenai IP Address di postingan kali ini selanjutnya kita akan membahas mengenai Jaringan Komputer. Jaringan komputer adalah sistem yang terdiri dari 2 komputer atau lebih yang terhubung melalui media komunikasi untuk saling betukar komunikasi.

1. Penggunaan Jaringan Komputer :

  • Home Aplication, biasanya digunakan untuk :
  • Akses informasi jarak jauh
  • Komunikasi jarak jauh
  • Media hiburan
  • Electronic commerce
2. Untuk Perusahaan, biasanya digunakan untuk :
  • Resource sharing
  • Time independence
  • Reliabilitas tinggi   
  • Manageability
  • Cost effectiveness
3. Mobile users, biasanya digunakan untuk :
  • Laptop
  • Handphone
  • Tablet PC
Jenis – Jenis Jaringan Komputer :
1. LAN (Local Area Network)
Mencakup area yang terbatas seperti dalam ruangan.
2. MAN (Metropolitan Area Network)
Mencakup area yang lebih luas dari LAN.
3. WAN (Wide Area Network)
Mencakup geografis yang lebih luas.

Topologi Jaringan Komputer
1. Topologi Ring = host ke host setelah dan sebelumnya. jika satu rusak, semua jaringan terganggu, perubahan jumlah perangkat sulit, instalasi mudah, aliran data lebih cepat.
2. Topologi bus = semua perangkat terhubung melalui kabel tunggal. jumlah perangkat yang terhubung dapat dirubah tanpa mengganggu yang lain, instalasi relatif mudah, jika traffic data tinggi akan, terjadi kemacetan.
3. Topologi star = menghubungkan host ke titik utama (hub / switch) jika 1 host rusak, yang lain tidak terganggu, mudah terdeteksi jika ada kerusakan, membutuhkan banyak kabel.
4. Topologi mesh = 1host saling tehubung ke host lain dengan kabel tunggal. proses pengiriman data cepat, jika 1 komputer rusak tidak akan mengganggu komputer lain , instalasi rumit, biaya pemeliharaan tinggi.
5. Topologi Tree = topologi jaringan bertingkat mampu menjangkau area yang jauh, identifikasi kerusakan mudah diketahui, jika kabel tunggal rusak, maka seluruh jaringan rusak, susah untuk pemeliharaan, sering terjadi tabrakan data.

Tipe Jaringan Komputer
1.  Client – Server
Server = komputer yang menyediakan berbagai fasilitas bagi komputer lain dalam jaringan Client = yang menerima fasilitas tersebut. sistem keamanan dan backup data lebih baik, kecepatan akses lebih tinggi, sangat tergantung pada server, biaya operasional mahal.
2.  Peer to peer
Server =  tidak sepenuhnya sebagai server, tapi bisa juga sebagai user. tidak bergantung pada server, biaya operasional relatif murah, kinerja lebih rendah, sistem keamanan dan backup data dilakukan oleh masing-masing user.

Jenis - jenis Protokol
Protokol
Adalah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi dalam jaringan komputer. Hal yang diperhatikan dalam protokol : Syntax, sematix, timing.

Fungsi protokol : Fragmentasi dan reassembly, Encapsulation, Connection control, membangun hubungan komunikasi antara transmitter dan receiver, Flow control, mengatur perjalanan data, Error control, Transmission sevice, memberikan pelayanan yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan.

1. TCP (Transmission Control Protocol) = protokol standar pada koneksi internet
2. UDP (User Datagram Protocol) = pengiriman data dapat langsung dilakukan tanpa harus membangun hubungan dahulu antar host
3. ARP (Address Resolution Protocol) = mentransformasi dari IP address ke ethernet address
4. RARP (Reverse Address Resolution Protokol) = mencarikan IP address bagi semua host
5. ICMP (Internet Control Message Protocol) = memberikan informasi error yang terjadi antara host
6. NetBIOS = memberi akses ke berbagai sumber data untuk menciptakan hubungan 2 komputer
7. PPP (Point to Point Protocol)
8. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
9. POP3 (Post Office Protocol versi 3) = user dapat mengambil dan melihat sebuah surat elektronik atau email yang tersimpan di dalam server
10. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) = user dapat mengirimkan email menuju ke server dari email penerima
11. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) = mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan kemudian dikirimkan menuju ke client dari sebuah   web server
12. FTP (File Transfer Protocol) = standar pentransferan file dan juga media di dalam intenet.

Network Interface Card (NIC)
  Memungkinkan semua komputer terhubung dengan jaringan melalui kabel jaringan. Di pasangkan ke motherboard di komputer. Fungsi NIC Peranti yang menyambungkan kabel jaringan dengan komputerPeranti yang menyediakan pengalamatan secara fisik. Artinya kartu jaringan memiliki kode tertentu yang unik Mengkonversi data menjadi bentuk bit.

101716505 - Heri
Teknik Komputer dan Jaringan
Teknik Komputer dan Informatika
SMK Negeri 13 Bandung